Pahami Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB)

Cara produksi pangan olahan yang baik sangat penting untuk kalian pahami. Sebab kita harus menjamin terlebih dulu mutu dan kualitas makanan sebelum akhirnya diedarkan.

Maka dari itu, kali ini kita akan ulas bersama mengenai cara yang baik dalam mengolah pangan. Mari simak detailnya di artikel berikut.

Mengenal Apa Itu Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik

Sesuai dengan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 22 Tahun 2021 mengenai Tata Cara Penerbitan Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), produsen wajib memiliki Izin Penerapan CPPOB. Izin ini diperlukan untuk memastikan bahwa proses produksi pangan olahan memenuhi standar keamanan dan kualitas yang ditetapkan, sehingga produk yang dihasilkan aman untuk konsumsi.

Sementara bagi produsen yang olahannya berisiko tinggi, bukti pemenuhan syarat keamanan akan dialihkan dengan Izin Penerapan PMR. Sehingga bisa kita bilang, jika perusahaan sudah memiliki izin penerapan CPPOB maka ia telah memenuhi persyaratan operasional produksinya.

CPPOB sendiri merupakan pedoman dimana isinya menjelaskan bagaimana memproduksi makanan agar aman, bermutu dan layak untuk masyarakat konsumsi. Oleh karena itu, kita perlu memahami pedoman CPPOB sehingga menghasilkan olahan pangan yang berkualitas.

Kaidah Pengolahan Pangan Menurut CPPOB

Khusus untuk pengolahan makanan, memperhatikan kaidah cara produksi pangan olahan yang baik menjadi hal penting tersendiri. Sehingga wajib bagi produsen untuk melakukan implementasi prinsip hygiene sanitasi makanan. Tak lupa, adakan pula pengawasan ketat pada keseluruhan prosedur yang dijalankan. Berikut ini adalah susunan proses kaidah yang harus diterapkan, antara lain:

Pemilihan Bahan Makanan

Pastikan setiap bahan yang akan kalian gunakan dalam kondisi baik, segar serta tidak mengalami perubahan warna maupun berjamur. Kemudian jika memakai Bahan Tambahan Pangan maka wajib sesuai peraturan yang berlaku.

Berbeda dengan makanan bukan kemasan yang kondisinya harus segar, tidak basi serta tak mengandung bahan berbahaya. Makanan kemasan olahan pabrik punya kualifikasi tersendiri, yakni memiliki label, nomor daftar dan tanggal kadaluarsanya masih panjang.

Penyimpanan Bahan Makanan

Metode penyimpanan disarankan menggunakan prinsip First In First Out dan First Expired First Out sehingga terhindar dari penimbunan. Sementara itu, untuk tempat penyimpanan harus jauh dari kemungkinan terkontaminasi bakteri. Penggunaan wadah pun harus sesuai jenis bahan makanan serta kebutuhan penyimpanannya.

Pengolahan Makanan

Adapun hal yang harus kalian perhatikan pada tahap pengolahan makanan, yaitu:

  1.  Lokasi olah makanan wajib memenuhi syarat hygiene sanitasi.
  2. Penyusunan menunya berdasarkan pesanan, bahan, variasi makanan dan durasi pengolahan.
  3. Bahan yang tidak layak olah harus dibuang. Selain itu, dahulukan mengolah bahan yang tahan lama. Proses pengolahan pun harus sesuai dengan tahapan.
  4. Peralatannya berasal dari bahan yang tidak larut asam, basa dan bahan bahaya lain.

Penyimpanan Makanan Jadi

Penyimpanan makanan jadi tetap memperhatikan prinsip First In First Out dan First Expired First Out. Bedanya makanan harus terbungkus guna menghindari kerusakan dan basi. Sedangkan untuk syarat bakteriologisnya, angka bakteri E.coli-nya harus 0 per gram tiap makanan. Sesuaikan pula suhu dengan kebutuhan jenis makanannya.

Pengangkutan Makanan

Proses pengangkutan makanan juga harus memperhatikan kaidah cara produksi pangan olahan yang baik. Dengan memastikan tidak adanya olahan yang tercampur bahan lain yang mengandung bahan racun.

Penyajian Makanan

Berikut adalah beberapa hal mengenai penyajian makanan yang harus produsen perhatikan:

  1. Telah diuji organoleptic dan biologis.
  2. Akan diuji laboratorium, apabila terdapat indikasi kecurigaan makanan menjadi penyebab keracunan.
  3. Perhatikan jarak lokasi pengolahan dan penyajian.
  4. Wadah harus tertutup.
  5. Wajib menyediakan 1 porsi untuk sampel.
  6. Makanan sampel disimpan dalam suhu 10 derajat celcius (1×24 jam).

Semoga paparan mengenai cara produksi pangan olahan yang baik ini dapat membantu Anda dalam menjalankan usaha di bidang terkait. Dengan mengikuti pedoman ini, produk Anda akan memenuhi standar keamanan dan kualitas, sehingga layak beredar di masyarakat luas dan dapat diterima dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

KONSULTASI SEKARANG GRATIS !!!!!!!!!

Silahkan Hubungi Kami Via Telepon dan Chat Via WA

IPJ News

Berita terkini mengenai perizinan di INDONESIA.