Bahan baku kosmetik yang tidak boleh digunakan bukan tanpa alasan. Artinya, bahan-bahan tersebut pasti tidak baik untuk kulit. Jadi, memahami bahan kosmetik berbahaya ini sangat penting.
Mengedukasi diri sendiri dan orang lain bisa membantu menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Salah satunya adalah penyakit akibat bahan berbahaya ini.
Konsultasi Gratis di IPJ Group
Daftar Berbagai Bahan Baku Kosmetik yang Tidak Boleh Digunakan
Kebanyakan pengguna produk kosmetik adalah perempuan. Keberadaan produk ini bertujuan untuk mempercantik diri.
Dalam sehari-hari, para perempuan pasti ingin tampil cantik. Itulah yang menjadi alasan kenapa produk kosmetik ini harus diperhatikan.
Pengguna sebaiknya memahami apa saja kandungan bahan di dalam suatu produk. Dengan begitu, pengguna bisa terhindar dari bahan berbahaya.
Ada beberapa bahan berbahaya yang sebenarnya sudah tidak boleh digunakan. Namun, oknum nakal masih tetap menggunakan produk tersebut sehingga pengguna harus berhati-hati.
1. Hidrokinon
Bahan berbahaya satu ini sudah cukup masyarakat kenali. Dengan begitu, pengguna lebih mudah menghindari produk dengan kandungan bahan ini.
Hidrokuinon merupakan zat reduktor. Zat ini mudah larut dalam air dan bisa menghambat pembentukan melanin (zat pigmen kulit). Jadi, bahan ini memang banyak digunakan untuk mencerahkan kulit.
Meski begitu, ternyata hidrokuinon tidak boleh untuk kulit dan rambut, melainkan hanya untuk pengeras kuku. Namun, penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi dapat memicu hiperpigmentasi, ochronosis (kulit kehitaman), serta vitiligo/leucoderma (hilangnya pigmen kulit).
Efek ini biasanya muncul setelah enam bulan dan bersifat irreversible. Selain itu, hidrokuinon yang terakumulasi di kulit berpotensi merusak DNA, memicu mutasi, dan bersifat karsinogenik. Karena risiko-risiko tersebut, hidrokinon dilarang dalam kosmetik perawatan kulit dan rambut.
2. Timbal
Bahan baku kosmetik yang tidak boleh digunakan selanjutnya adalah timbal. Ini merupakan logam beracun dan umumnya terkandung pada produk lipstik.
Pada orang dewasa, timbal bisa menyebabkan keracunan dan kerusakan pada ginjal, otak, hati, hingga tulang. Untuk ibu hamil, bahan ini bisa menyebabkan keguguran, kelahiran prematur dan berat badan bayi.
3. Merkuri (Hg)
Merkuri (Hg) merupakan salah satu bahan berbahaya yang paling banyak terkandung pada produk kecantikan abal-abal. Bahan ini bisa terkandung pada krim atau lotion pemutih.
Padahal, merkuri (Hg) merupakan jenis logam berat sehingga sangat berbahaya. Meski dalam konsentrasi kecil, bahan satu ini masih tetap berbahaya.
Pemakaian Merkuri (Hg) bisa menyebabkan perubahan warna kulit dan akhirnya muncul bintik hitam, kerusakan pemanen susunan saraf otak, alergi, hingga iritasi kulit. Jadi, merkuri (Hg) memang sangat berbahaya.
Bahkan, paparan dalam dosis kecil sekalipun bisa menyebabkan diare, muntah-muntah hingga kerusakan ginjal. Merkuri (Hg) juga merupakan zat karsinogenik yang bisa menyebabkan kanker.
4. Diethylene Glycol (DEG)
Selanjutnya ada Diethylene Glycol (DEG). Ini merupakan sesepora atau trace element. Diethylene Glycol (DEG) ada pada bahan baku gliserin atau polietilen oksida pada pembuatan kosmetika, misalnya pasta gigi.
Dengan begitu, kandungan DEG dalam polietilen glikol tidak boleh melebihi batas kadar normal. DEG adalah racun untuk manusia dan binatang yang bisa menyebabkan depresi saraf pusat hingga keracunan pada hati beserta gagal ginjal.
5. Resorsinol
Resorsinol dapat memicu iritasi kulit dan gangguan sistem imun, terutama jika digunakan pada kulit yang terluka atau teriritasi. Efek sampingnya meliputi dermatitis, iritasi pada mata, kulit, tenggorokan, serta saluran pernapasan atas. Selain itu, resorsinol dapat menyebabkan methemoglobinemia, cyanosis, kejang, peningkatan detak jantung, dispepsia, hipotermia, dan hematuria.
Konsultasi Gratis di IPJ Group
Mana yang Paling Berbahaya?
Sebenarnya bahan baku kosmetik yang tidak boleh digunakan tersebut sama-sama berbahaya. Efek yang timbul akibat paparan produk saja yang berbeda.
Akan tetapi, mereka harus sama-sama pengguna hindari. Jangan sampai menyentuh produk dengan kandungan bahan tersebut.
Namun, memang beberapa bahan berbahaya masih jarang masyarakat pahami. Misalnya saja seperti DEG dan timbal yang sebenarnya sangat berbahaya.
Banyak orang yang hanya menghindari merkuri. Padahal, ada bahan lain yang tidak kalah berbahaya dan harus pengguna hindari.
Itulah daftar bahan baku kosmetik yang tidak boleh digunakan orang-orang. Apapun alasannya, sebaiknya hindari bahan tersebut. Sebab, berbagai penyakit berbahaya bisa menyerang.










